Polres Karangasem Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Libatkan Beberapa Unsur Terkait

KARANGASEM | detikperistiwa.co.id 

Menjelang peralihan musim kemarau ke musim hujan, Polres Karangasem menggelar Apel Kesiapan Pasukan untuk mengantisipasi bencana alam. Apel digelar di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem. Pada Kamis, (5/11/2026) pagi pukul 08.00 Wita.

 

Apel dipimpin Kabag Ops Polres Karangasem AKP I Ketut Agus Wicaksana, S.H., M.H. Turut hadir Pejabat Utama (PJU) Polres Karangasem, Kasi Ops Kodim 1623/Karangasem Kapten Inf Arif Budi Santoso, Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Karangasem I Gede Arianta Pariatna, S.E., Koordinator Pos SAR Karangasem I Putu Bhayangkara, dan Kalaksa BPBD Karangasem I Made Aditya Sugiharta, S.I.P., M.A.P.

 

Apel ini diikuti berbagai unsur yang siap turun jika terjadi bencana, yang meliputi satu pleton personel TNI Kodim 1623/Karangasem, satu pleton personel gabungan bagian Polres, satu pleton personel gabungan Polsek jajaran, dua regu Satpol PP, dua regu SAR, dua regu BPBD, dan satu regu kesehatan.

 

Dalam apel tersebut, Kabag Ops AKP I Ketut Agus Wicaksana, S.H., M.H.,  membacakan amanat Kapolres Karangasem. Kapolres mengajak semua yang hadir untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sehingga dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat untuk mengikuti apel kesiapsiagaan mengantisipasi bencana alam Tahun 2026.

 

Kapolres mengingatkan bahwa kejadian bencana di Karangasem tidak sedikit. Sepanjang 2025 tercatat 60 kali bencana, sementara pada Januari hingga Oktober 2026 sudah terjadi 30 kali.

 

“Potensi bencana seperti tanah longsor, banjir, dan pohon tumbang sangat tinggi karena cuaca ekstrem yang sulit diprediksi,” demikian amanat Kapolres yang dibacakan Kabag Ops.

 

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Kapolres menyampaikan empat hal. Pertama, seluruh personel harus siap siaga dan “all out”, baik dari sisi personel, sarana, maupun cara penanganan korban.

 

Kedua, para Kapolsek bersama instansi terkait diminta segera memetakan titik rawan bencana di wilayah masing-masing.

 

Ketiga, Polri perlu bergandengan tangan dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat agar dampak bencana bisa ditekan.

 

Keempat, apel ini menjadi ajang mengecek kesiapan personel, logistik, dan koordinasi di lapangan, sehingga kerja sama di lapangan solid dan keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga.

 

Di akhir amanat, Kapolres berharap Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan bimbingan dan keselamatan bagi semua pihak dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain