Bireuen – detikperistiwa.co.id
Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen untuk meninjau langsung kawasan terdampak banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak. Rapat koordinasi digelar di ruang kerja Bupati Bireuen pada Jumat (08/05/2026).
Sejumlah unsur turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya tim dari Kementerian Dalam Negeri, Tim Posko Pusat Nasional, unsur TNI-Polri, BPBD, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Dalam arahannya, Dirjen Perumahan Perdesaan, Dr. Imran, menegaskan pentingnya akurasi data sebagai dasar utama dalam proses rekonstruksi pascabencana. Ia meminta tim teknis segera melakukan verifikasi dan validasi menyeluruh terhadap seluruh kerusakan infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan permanen, hingga jembatan darurat seperti bailey dan konstruksi sementara lainnya, termasuk dampak pada sektor pertanian.
Ia juga menekankan perlunya penguatan kembali Posko Satuan Tugas (Satgas) terpadu yang melibatkan lintas instansi, agar koordinasi penanganan pascabencana dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan tidak terjadi tumpang tindih data maupun program.
Sementara itu, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan harapan agar pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak dapat segera direalisasikan.
“Dengan adanya percepatan pembangunan huntap, masyarakat bisa segera kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Pemerintah daerah selanjutnya dapat lebih fokus pada pemulihan infrastruktur pendukung dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh proses pemulihan infrastruktur dan pembangunan hunian tetap dapat berjalan tepat waktu serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak.
Detik Peristiwa












