Tokoh Masyarakat Beltim Abuncai/ ABC Sebut Acara Bakar “Antu Gede” Atau Raja Hantu Puncak Ritual Sembahyang Rebut (Festival Hungry Ghost)
Antu Gede atau sembayang rebut yang diadakan oleh masyarakat Tionghoa pada bulan ketujuh penanggalan Imlek. [1, 2]
Menurut Abuncai atau yang akran dipanggil ABC , Tradisi tersebut diadakan setiap tahun pada bulan ke-7 penanggalan Tionghoa, biasanya menjelang tengah malam (pukul 00.00 WIB).
Acara antu gede diselenggarakan di klenteng-klenteng wilayah Belitung, seperti di Klenteng Fuk Tet Che Kelapa Kampit dan Klenteng Dharma Suci Manggar, jelas ABC.
Lebih lanjut Abc menatakan Antu Gede (Raja Hantu): Patung atau replika berukuran besar (bisa mencapai tinggi lima meter) yang melambangkan penguasa akhirat atau roh leluhur.
Patung ini dibuat untuk menghormati arwah leluhur atau jiwa yang diyakini keluar dari neraka dan berkeliaran di bumi selama bulan hantu.
Prosesi Pembakaran Replika antu gede bersama atribut kertas lainnya seperti kapal dan pesawat kertas ditaburi uang kertas sembahyang, lalu dibakar.
Tujuan Pembakaran ini melambangkan pengiriman bekal dan doa bagi para arwah agar tenang, serta memohon keselamatan, rezeki, dan keberkahan bagi warga yang masih hidup, “terang ABC.
Detikperistiwa.
27agustus2026






