Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengadakan pertemuan bersama para kepala lingkungan dari Kecamatan Selong dan Labuhan Haji di Pendopo Bupati, Selasa (12/05/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya mempererat koordinasi sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari aparat lingkungan terkait pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menilai kepala lingkungan memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan agar pelayanan di tingkat lingkungan dapat berjalan lebih maksimal.
Dalam forum tersebut, Bupati menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi para kepala lingkungan. Selain itu, masa pengabdian kepala lingkungan juga dirancang diperpanjang menjadi delapan tahun dengan syarat usia belum melewati 60 tahun.
Pemerintah daerah juga berencana menyesuaikan besaran insentif pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi kepala lingkungan di Kecamatan Selong agar setara dengan Kecamatan Labuhan Haji, yakni sebesar 8 persen.
Di sisi lain, Pemkab Lombok Timur saat ini tengah menghadapi tantangan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Meski begitu, pemerintah memastikan program prioritas tetap berjalan, terutama pembiayaan layanan kesehatan masyarakat melalui BPJS.
Menurut Bupati, kebutuhan anggaran untuk BPJS terus meningkat setiap tahun sehingga diperlukan berbagai langkah alternatif guna menjaga kestabilan keuangan daerah. Salah satu langkah yang ditempuh ialah memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat dan membuka peluang kerja sama investasi.
Lombok Timur juga disebut masuk dalam salah satu daerah yang diusulkan menerima bantuan hibah Local Service Delivery Improvement Program (LSDP) dari Bank Dunia. Bantuan tersebut direncanakan digunakan untuk pengembangan sistem pengelolaan sampah modern yang dapat menghasilkan energi listrik dan produk bernilai ekonomi.
Selain membahas pelayanan masyarakat, pemerintah daerah turut memaparkan sejumlah rencana penataan kawasan Kota Selong. Program yang disiapkan antara lain pembangunan Masjid Agung Al-Mujahidin Selong serta revitalisasi Gedung Wanita atau MAIS menjadi gedung serbaguna yang lebih representatif.
Tak hanya itu, Kantor Camat Selong juga direncanakan dipindahkan dan lokasi lama akan dikembangkan menjadi kawasan kuliner guna mempercantik pusat kota.
Pertemuan tersebut dihadiri puluhan kepala lingkungan dari berbagai kelurahan di Kecamatan Selong dan Labuhan Haji yang turut menyampaikan berbagai usulan terkait kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.(red)












