Humbahas – detikperistiwa.co.id
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH membuka secara resmi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 yang dilaksanakan di SMP Swasta SRO Matiti, Rabu 13 Mei 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai wadah pengembangan bakat, minat, kreativitas, dan apresiasi seni peserta didik tingkat Sekolah Dasar.
Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Bupati Parman Lumban gaol, Asisten Pemerintahan Sabar Purba, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Kadis Pendidikan Martahan Panjaitan, para tim juri, kepala sekolah, guru pendamping, panitia pelaksana, serta ratusan peserta FLS3N dari berbagai sekolah di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Bupati Humbang Hasundutan dalam sambutannya menyampaikan bahwa FLS3N bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya bangsa.
“Melalui FLS3N ini kita tidak hanya mengembangkan kecerdasan, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pihak SMP SRO Matiti selaku tuan rumah, para guru, dan orang tua yang telah mendukung pengembangan bakat dan kreativitas anak-anak.
Kepada para peserta, Bupati berpesan agar menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar, berkarya, dan membangun persahabatan.
Disampaikan juga baru-baru ini kita patut berbangga hati karena anak-anak didik tingkat SMP banyak yang masuk sekolah SMA unggul seperti di Tarnus, Del, Yasop, Matauli dan lainnya. Oleh karena itu, diharapkan anak didik yang saat ini masih tingkat SD sudah harus mempersiapkan diri baik secara akademik ataupun non akademik.
Di akhir sambutannya, Bupati Humbang Hasundutan secara resmi membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 dengan penuh semangat dan sukacita.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Martahan Panjaitan menyampaikan bahwa kegiatan FLS3N tingkat SD tahun 2026 diikuti oleh 56 satuan pendidikan dengan jumlah peserta sebanyak 333 orang dan 87 orang pendamping.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi gambar bercerita, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari. Sebanyak 21 orang tim juri yang berasal dari unsur guru dan non-guru dilibatkan untuk melakukan penilaian secara objektif, profesional, dan independen.
(DP/L.Tamp)












