Aceh Utara – detikperistiwa.co.id
Hari pertama tradisi meugang menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di kawasan Simpang ASEAN, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, terpantau masih sepi pembeli.
Sejumlah pedagang daging mengaku penjualan belum mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah seorang penjual daging, Anwar, warga Desa Paloh lada, Kecamatan Dewantara, mengatakan harga daging sapi pada hari pertama meugang dijual berkisar antara Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram.
“Untuk hari pertama ini pembeli masih sepi. Harga daging Rp170 ribu sampai Rp180 ribu per kilogram, tergantung kualitas daging,” ujar Anwar saat ditemui di lokasi penjualan, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat dan tingginya harga kebutuhan pokok diduga menjadi salah satu penyebab menurunnya daya beli masyarakat pada tradisi meugang tahun ini.
Meski demikian, para pedagang tetap berharap pembeli akan meningkat pada malam menjelang Iduladha.
Tradisi meugang merupakan budaya turun-temurun masyarakat Aceh yang biasanya dilakukan dengan membeli dan memasak daging bersama keluarga menjelang hari besar Islam seperti Idulfitri, Iduladha, dan Ramadan.
Pemerintah juga terus berupaya menjaga stabilitas harga daging di sejumlah daerah Aceh menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah.
(Abu yus)












