Sidoarjo – detikperistiwa.co.id
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan modus penipuan berkedok rekrutmen pekerjaan yang terjadi di wilayah Sidoarjo, Senin malam (25/06/2026).
Peristiwa yang dilaporkan korban berupa dugaan penipuan dan percobaan penggelapan sepeda motor dengan modus panggilan wawancara kerja.
Korban mengaku diarahkan bertemu dengan dua pria yang disebut bernama Farel umur 19 tahun dan Sandi umur 21 tahun warga Tanggulangin, Desa Penatarsewu RT 01/RW 01.
Identitas tersebut masih berdasarkan keterangan korban dan belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.
Kejadian berlangsung pada Senin malam sekitar pukul 20.25 WIB, tanggal 25 Juni 2026.
Peristiwa terjadi di kawasan Sidoarjo.
Awalnya korban diminta datang ke sebuah konter penjualan handphone untuk proses wawancara kerja, lalu diajak menuju salah satu minimarket Indomaret dan berakhir di sebuah tempat karaoke keluarga di wilayah Sidoarjo.
Menurut pengakuan korban, pelaku diduga menggunakan modus tawaran pekerjaan untuk mendekati korban dan diduga berupaya membawa kabur sepeda motor milik korban.
Korban mengaku awalnya diundang untuk mengikuti interview pekerjaan.
Setelah bertemu di konter handphone, korban diajak mengambil uang di minimarket.
Selanjutnya korban dibawa ke tempat karaoke keluarga dan dipesankan minuman serta ditemani sejumlah pemandu lagu.
Saat korban menyadari motornya diduga hendak dibawa kabur, korban berusaha mempertahankan kendaraannya dan mengaku sempat mengalami tindakan kekerasan.
Beruntung, pada saat bersamaan patroli Satlantas Polresta Sidoarjo melintas di sekitar lokasi sehingga korban segera meminta bantuan.
Korban menyebut terduga pelaku sempat membantah tuduhan dan mencoba membalikkan keadaan di hadapan petugas.
Namun korban menegaskan dirinya merupakan pihak yang dirugikan dalam kejadian tersebut.
Kasus ini kemudian dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, menurut keterangan korban, terduga pelaku disebut belum menunjukkan itikad baik dan dikabarkan melarikan diri.
Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap tawaran kerja yang tidak jelas dan selalu memastikan proses rekrutmen dilakukan secara resmi.(Luqman)












