Tiga Kadus di Pulau Tengah Gotong Royong Atasi Dampak Banjir Bandang, Warga Harap Bantuan Pemkab Merangin

Merangin – detikperistiwa.co.id

Tiga kepala dusun (Kadus) di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, turun langsung bersama masyarakat melakukan gotong royong pascabanjir bandang yang melanda Dusun Kampung Sawah, Koto Tinggi, dan Tanjung Pauh, Minggu (10/5/2026).

Banjir bandang tersebut mengakibatkan fasilitas penerangan masyarakat mengalami kerusakan parah setelah turbin pembangkit listrik (PLTA) yang menjadi sumber penerangan warga terdampak dan tidak dapat berfungsi.

Akibat kerusakan itu, aliran listrik di tiga dusun lumpuh total sehingga aktivitas masyarakat terganggu. Warga bersama para kepala dusun pun berupaya melakukan perbaikan secara swadaya dengan membersihkan material banjir dan memperbaiki saluran yang rusak.

Salah seorang perwakilan warga, Yandesra, mengatakan masyarakat sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Merangin maupun Pemerintah Provinsi Jambi untuk membantu pemulihan fasilitas penerangan di wilayah tersebut.

“Kami berharap pemerintah dapat peduli dengan kondisi masyarakat di tiga dusun ini. Banjir bandang telah menyebabkan kerusakan dan membuat penerangan warga terputus,” ujarnya.

Menurut warga, selain merusak turbin pembangkit listrik, banjir bandang juga membawa material lumpur dan kayu yang menghambat akses masyarakat menuju lokasi sumber listrik. Kondisi itu membuat warga harus bekerja ekstra untuk membuka kembali jalur yang tertutup material banjir.

Meski di tengah keterbatasan, semangat gotong royong masyarakat tetap terlihat. Warga dari tiga dusun bahu membahu bersama aparat dusun membersihkan lokasi terdampak demi mempercepat pemulihan penerangan.

Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan perbaikan sarana penerangan serta penanganan dampak banjir bandang agar aktivitas warga dapat kembali normal.

Penulis: Helmi
Media: detikperistiwa.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain