Berita  

UUT BEEF Pusat Daging Lokal dan Import menjadi Sponsor Utama Workshop Manajemen Qurban yang di adakan JULEHA DPD Kota dan Kabupaten di UMC Watu belah

Cirebon – detikperistiwa.co.id

Sebagai bentuk sosialisasi pentingnya juru sembelih halal di Indonesia, JULEHA JAWA BARAT mengadakan kegiatan Workshop Manajemen Qurban dengan tema Basic Training Kompetensi Juru Sembelih Halal Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon Watubelah Kabupaten Cirebon dengan Tema “Juleha Jawa Barat Menyatukan Langkah Syiar Sembelih Halal” (17/5/2026). Acara ini yang di sponsori oleh UUT BEEF Pusat Daging Lokal dan Import Pelopor Daging Bersertifikat Halal Indonesia di Cirebon.

Menurut salah satu penyelenggara acara dari Prodi Peternakan UMC yaitu Ir.H.Bastoni,S.Pt.,M.Sc.,IPM., ASEAN Eng.,” pelatihan ini dirancang untuk membekali panitia masjid atau komunitas dengan keterampilan pengelolaan hewan qurban yang profesional, sesuai syariat (halal), dan higienis. Pelatihan ini biasanya mencakup tiga aspek utama, manajemen administrasi, fikih penyembelihan, dan teknik operasional.” ungkap laki laki yang akrab disapa H.Bastoni ini, yang sekaligus sebagai pemilik dan sponsor utama dari acara ini UUT BEEF Pusat Daging Lokal dan Import, Pelopor Daging Bersertifikat Halal Indonesia di Cirebon.

Acara yang di Prakarsai oleh Perkumpulan Juru Sembelih Halal DPD Kota & Kabupaten Cirebon, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Prodi Peternakan UMC, Majelis Tarjih &Tajdid PDM Kabupaten Cirebon dengan pemateri Ust. Yusuf SZ Ash Shidiq

Salah satu materi dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya juru sembelih halal Indonesia. “bahwa kehalalan makanan dan minuman di Indonesia khususnya Cirebon dan Jawa Barat penting untuk diperhatikan.” ujar H.Bastoni kepada awak media ini.

H.Bastoni mengatakan bahwa orang Indonesia masih belum siap dengan kehalalan. Hal tersebut tampak ketika banyak pedagang atau UMKM yang berbasis daging tutup akibat tidak memiliki surat izin dan tidak memiliki sertifikat halal. Di sisi lain, perusahaan besar milik non-muslim tidak tutup karena mereka memiliki berkas-berkas yang lengkap.

Pedagang daging kecil sulit memperoleh surat izin akibat keterbatasan dana dan kerumitan sertifikasi halal. H.Bastoni berharap, proses dalam memperoleh sertifikat halal tidak dipersulit.” harapnya

Selajutnya H.Bastoni menyampaikan pentingnya acara workshop Manajemen Qurban ini Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat dan lingkungan untuk memberikan edukasi proses pemotongan hewan kurban dengan cara yang halal,.

Di Ahir perbincangan H.Bastoni mengungkapkan” Workshop Manajemen Qurban bertujuan membekali panitia dan pengurus masjid dengan keterampilan teknis dan manajerial. Manfaat utamanya meliputi pemahaman tata cara penyembelihan yang sesuai syariat (halal dan animal welfare), manajemen higienitas daging yang aman, serta efisiensi pengelolaan keuangan dan distribusi agar tepat sasaran.” ungkap nya.
(*Sujana*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain