Jelang Iduladha, BAZNAS Lotim Maksimalkan Program Kurban Berbasis Digital dan Wilayah

Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur mulai melakukan percepatan sosialisasi program kurban 2026 dengan melibatkan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh kecamatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan hewan kurban.

Dalam beberapa pekan terakhir, BAZNAS Lotim aktif menggelar koordinasi bersama UPZ guna menyusun pola penyebaran informasi yang lebih efektif. Sosialisasi tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga diperkuat melalui media digital dan pemasangan alat promosi di sejumlah titik keramaian.

Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Lombok Timur, Mirwan, menyebutkan bahwa keterlibatan UPZ menjadi faktor penting agar informasi program kurban dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

“Setiap kecamatan kami minta aktif mengedukasi warga mengenai tata cara dan manfaat berkurban melalui BAZNAS. Dengan begitu, penyaluran nantinya bisa lebih merata,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, program kurban tahun ini juga diarahkan untuk mendukung target penghimpunan dana kurban nasional yang dicanangkan BAZNAS RI dengan nilai mencapai Rp130 miliar melalui skema Off Balance Sheet.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Lotim, H. M. Kamli, menilai pelaksanaan kurban melalui lembaga resmi mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas karena distribusinya dilakukan berdasarkan data penerima manfaat yang telah dipetakan sebelumnya.

Menurutnya, masyarakat di wilayah terpencil masih menjadi prioritas utama dalam penyaluran daging kurban agar pemerataan bantuan dapat benar-benar dirasakan.

“Semangat kurban bukan hanya ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada sesama, terutama warga yang membutuhkan,” katanya.

Untuk mempermudah masyarakat, BAZNAS Lotim kini menyediakan layanan pembayaran kurban melalui kantor layanan, UPZ kecamatan, hingga sistem transfer melalui rekening dan platform digital resmi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain