Majalengka – detikperistiwa.co.id
Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Majalengka, Rabu (13/05/26).
Kunjungan ini bertujuan mengecek langsung kondisi kantor, fasilitas, dan kesiapan dinas dalam mengawal pembangunan di bidang lingkungan hidup.
Rombongan Komisi III diterima langsung oleh Kepala DLH Kabupaten Majalengka, Wawan Sarwanto, di kantor dinas yang beralamat di Jalan Gerakan Koperasi Nomor 38, Majalengka Wetan.
Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin, mengatakan kunjungan kerja ini memiliki dua tujuan utama.
“Hari ini kami dari Komisi III DPRD Majalengka berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup. Yang pertama tentu silaturahmi, karena Dinas LH adalah salah satu mitra penting dari Komisi III. Kedua, ingin mengetahui seberapa siap Dinas LH mengawal pembangunan di Majalengka, khususnya di bidang lingkungan hidup,” kata Iing kepada awak media.
Dalam pengecekan lapangan, Komisi III menyoroti sejumlah fasilitas milik DLH. Untuk armada pengangkut sampah, dari 13 unit yang dimiliki, hanya 11 unit yang masih berfungsi. Sementara 4 unit lainnya mengalami kerusakan berat.
“Kami lihat, kami cek alat-alat yang dimiliki Dinas LH. Ada truk sampah, ada peralatan lab juga yang sampai sekarang masih belum berfungsi,” ujar Iing.
Iing juga menyebut alat berat berada di TPA Heuleut. Kondisi kantor dan workshop dinilai mulai membaik setelah dianggarkan pada tahun anggaran ini, padahal sebelumnya belum ada anggaran khusus.
Meski mengapresiasi perbaikan yang ada, Iing menekankan perlu perhatian serius dari pemerintah.
“Kami apresiasi meskipun masih sedikit. Mudah-mudahan ke depan ada perhatian yang serius dari pemerintah untuk memperhatikan Dinas LH ini. Kenapa? Ya LH ini penting buat kita dan tidak bisa disepelekan,” tegasnya.
Harapan Komisi III, DLH bisa semakin berdaya untuk mendukung program “Majalengka Langkung Sae”. Komisi III berkomitmen terus mensupport dinas agar memiliki kekuatan lebih dalam membangun daerah.
Sementara itu, Kadis LH Wawan Sarwanto mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. Pihaknya bersama Komisi III berencana mencari bantuan anggaran untuk pengadaan kendaraan sampah dan kendaraan perawatan taman.
“APBD juga minim untuk pengadaan kendaraan sampah termasuk untuk kendaraan taman, karena kendaraan air untuk taman cuma ada satu. Tapi tadi kita akan sama-sama fokus kepada penanganan sampah, termasuk yang di TPA Heuleut,” papar Wawan.
Komisi III berharap kunjungan langsung ini bisa menjadi dasar penguatan anggaran dan dukungan kebijakan bagi DLH ke depan.
( Aboen)












